1. Pada menu tab "Basic" di modul Google AdWords Conversion Tracking, Anda harus memasukkan dua kode: conversion ID dan label Google AdWords.

  2. Gambar 1. Tampilan pada modul Google AdWords Conversion Tracking.

    Untuk mengetahui di mana menemukan kode-kode ini, ikuti prosedur di bawah ini:

  3. Di interface akun Google AdWords Anda, klik tiga titik kecil vertikal di kanan atas halaman dan di kolom "Measurements" pilih "Conversions".

  4. Gambar 2. Tampilan pada interface Google AdWords.

  5. Klik tombol biru "+" untuk membuat new conversion.

  6. Gambar 3. Tampilan pada Conversion actions.


  7. Kemudian pilih "Website" untuk menunjukkan bahwa Anda ingin melacak Conversions yang akan dilakukan di merchant website Anda.


  8. Gambar 4. Tampilan pada Conversion actions

  9. Anda akan membuat new conversion untuk website Anda. Pertama, beri nama untuk jenis Conversion ini. Karena ini tentang pelacakan penjualan, Anda dapat memasukkan "Sales tracking" (tetapi Anda dapat memilih apa saja yang Anda inginkan).



  10. Gambar 5. Tampilan pada
    Conversion actions.

  11. Pilih kategori yang menjelaskan conversion ini, yaitu "Purchase/Sale".


  12. Gambar 6. Tampilan pada
    Conversion actions.

  13. Lalu Anda akan diminta untuk memilih tracking mode dari setiap conversion (disini purchase). Pada purchase, nilai itu penting karena merupakan harga pesanan dan tentu saja berbeda untuk setiap conversion yang dilakukan di website Anda. Jadi Anda harus memilih "Use different values for each conversion" dan kemudian pilih mata uang default (misalnya Dolar AS (USD $)) dan nilai default (Anda dapat memberikan nilai "1").


  14. Gambar 7. Tampilan pada Conversion actions.

  15. Untuk bagian "Count", pilih "Every" untuk menunjukkan bahwa Anda ingin setiap conversion dihitung (jika seseorang melakukan 3 pesanan setelah mengklik salah satu iklan Anda, AdWords akan menghitung 3 conversion dan bukan hanya satu).


  16. Gambar 8. Tampilan pada
    Conversion actions.

  17. Untuk tiga pengaturan berikut, Anda dapat memberikan nilai default, atau mengubahnya sesuai dengan strategi Anda. Dalam hal ini, kami menyarankan Anda untuk membaca teks bantuan yang muncul saat Anda mengklik setiap parameter.


  18. Gambar 9. Tampilan pada
    Conversion actions.

  19. Terakhir, Anda diminta untuk menentukan attribution model. Untuk mengetahui model apa yang harus dipilih, klik link berwarna biru yang disediakan oleh Google: "attribution model report". Kemudian klik "Create and continue".



    Gambar 10. Tampilan pada
    Conversion actions.


  20. Langkah selanjutnya didedikasikan untuk setting up Google AdWords tracking tag. Disini Anda akan menemukan conversion ID dan label untuk dimasukkan ke dalam modul. Jangan khawatir tentang bagian "Global site tag" dan langsung buka bagian "Event snippet". Centang "Page load" untuk menunjukkan bahwa Anda ingin pembelian dihitung sejak halaman konfirmasi pesanan ditampilkan.


  21. Gambar 11. Tampilan pada
    Conversion actions.

  22. Lalu klik "Download snippet".


  23. Gambar 12. Tampilan pada
    Conversion actions.

  24. Buka file .txt yang sudah di-download dan lihat kode yang ditulis setelah 'send_to'. Bagian kode yang sebelum "/" adalah conversion ID dan yang setelahnya adalah conversion label. Salin kode-kode ini di fields yang cocok pada tab module "Basic".


  25. Gambar 13. Tampilan pada Tab module Basic.
    Catatan:
    Jangan lupa untuk menyimpan tab modul "Basic" setelah kode disalin.

  26. Untuk menyelesaikan pembuatan conversion tag, kembali ke interface Google AdWords dan klik tombol "Next".


  27. Gambar 14. Tampilan pada Conversion actions.

  28. Dan kemudian klik "Done".


  29. Gambar 15. Tampilan pada Conversion actions.

  30. Anda dapat melihat conversion tag didalam list pada conversion actions.


  31. Gambar 16. Tampilan pada Conversion actions.

  32. Untuk melakukan testing conversion tag, silakan mengikuti petunjuk pada laman ini.